Konten Terbatas
Gunakan akun karyawan korporat Anda untuk menonton video edukasi strategis ini.
Membangun Sistem Kepatuhan Internal yang Tangguh
Kombes Pol. Budi Santoso
Dirreskrimum — Mabes Polri
Pakar investigasi siber dan kepatuhan korporasi.
Dalam sesi eksklusif ini, kita mengeksplorasi bagaimana korporasi skala besar dapat memitigasi risiko hukum melalui penerapan GRC (Governance, Risk, and Compliance) yang terintegrasi.
Topik utama meliputi identifikasi dini potensi fraud, pengelolaan dokumen bukti digital yang sah menurut UU ITE, hingga strategi speak-up (whistleblowing) yang aman bagi karyawan tanpa mengorbankan integritas operasional perusahaan.
Transkrip Sesi
Selamat pagi rekan-rekan semua, terima kasih telah bergabung dalam sesi Liputan Hukum internal hari ini.
Hari ini kita akan membahas tentang urgensi membangun sistem kepatuhan yang tidak hanya di atas kertas, tapi juga operasional.
Poin krusial pertama adalah identifikasi risiko fraud. Menurut data statistik, 60% kebocoran terjadi karena kurangnya pengawasan internal.
Whistleblowing system atau sistem speak-up harus dirancang sedemikian rupa agar pelapor merasa aman dan terlindungi secara hukum.
Terakhir, kita akan melihat bagaimana UU ITE terbaru mempengaruhi cara kita mengelola bukti-bukti digital dalam audit hukum.